Rabu, 15 Maret 2017

Move On

Move on.
Aku awali tulisan di blog ini dengan tema tersebut. Kenapa? karena bagi aku move on itu sangat dibutuhkan oleh semua orang. Tapi sebelum aku bahas lebih jauh, aku mau bahas arti dari move on itu sendiri. Dalam terjemahan Bahasa Inggris move on itu sendiri artinya berpindah. Berpindah dari satu hal ke hal yang lain. Ini masih pengertian dasar.
Lalu bagaimana dengan pengertian move on yang seringkali diperbincangkan oleh orang-orang terutama di kalangan remaja?
Dikalangan remaja sendiri move on lebih cenderung kepada makna melupakan seseorang yang spesial dan membuka lembaran hidup yang baru, pengertian tersebut lebih menjurus pada ranah percintaan. Ketika ada seseorang yang patah hatinya, ia akan memilih untuk 'move on' dari seseorang yang telah mematahkan hatinya. Lalu apakah move on hanya pada ranah percintaan saja ?

Tentu saja tidak. Karena move on memiliki arti yang dapat digeneralisasikan dalam berbagai hal tergantung seseorang yang menafsirkannya. Move on bisa berarti kita ingin berpindah (berubah) dari suatu sifat yang tidak kita sukai dalam diri kita pada sifat yang lebih baik lagi. Move on juga dapat berarti kita ingin berpindah dari suatu tempat yang tidak kita sukai pada tempat yang kita sukai. Dan sebagainya, tergantung individu yang menafsirkannya.

Menurut aku, Move on sendiri bukan berarti melupakan. Karena akan berbeda saat kita melupakan sesuatu dengan saat kita menyelesaikannya. Mengapa demikian ? karena saat kita hanya melupakan sesuatu ataupun seseorang kita hanya berusaha untuk tidak mengingatnya dan ingatan itu masih ada dalam otak kita. Sehingga suatu waktu saat ada yang menyentuh sedikit tentang masa lalu itu, ingatan tersebut dapat muncul kembali dan memberikan efek yang sama terhadap kita. Kita akan kembali sedih, terpukul, ataupun kembali sulit menerima keadaan.
Sedangkan saat kita menyelesaikan hal tersebut, maka kita akan menjadi lebih tenang, bebas, dan bahagia tanpa merasa adanya beban yang terpikul. Baik saat kita menyelesaikan sesuatu yang tidak kita sukai, ataupun menyelesaikan sesuatu yang mengganjal hati dan fikiran kita terhadap seseorang.
Karenanya, lupa itu sangat berbeda dengan selesai.
Ketika suatu masalah dapat diselesaikan, masalah tersebut tidak akan mengganggu kehidupan kita selanjutnya. Namun, saat kita hanya melupakan masalah tersebut, kita hanya membuat diri kita tenang untuk sementara waktu. Maka kembali pada diri kita masing-masing akan memilih untuk menyelesaikan atau melupakan.

Aku sendiri sudah merasakan dampak dari keduanya. Saat aku hanya berusaha untuk melupakan, menyimpan, dan mengabaikan suatu masalah, maka dikemudian hari saat aku teringat kembali kesedihan mulai menyapa dan mengisi ruang kenangan tersebut. Sakit bukan ?
Sangat berbeda dampaknya saat aku berusaha untuk menyelesaikan masalah tersebut, memang terkadang terasa sakit dan sesak. Namun itu hanya sementara dan setelah itu saat aku kembali teringat tentang kenangan tersebut hatiku sudah menerima dan pikiranku pun sangat tenang.

Aku punya sedikit tips yang semoga membantu untuk teman-teman yang ingin move on dari suatu hal, baik itu seseorang ataupun sesuatu kejadian atau kebiasaan. Disimak yaa, atau jika perlu dicatat dan ditempel di dinding kamar hehe
  1. Benar-benar memiliki niat dari hati sendiri untuk move on dan menjadi lebih baik. Karena jika tak dimulai dari hati, semua hal akan terasa sangat sulit. 
  2. Menyimpan ditempat yang sulit di lihat atau membuang segala sesuatu yang menyangkut kenangan tersebut. Kenapa disimpan? karena segala sesuatu itu sudah ditentukan dalam kehidupan ini, biarlah ia tetap menjadi kenangan yang tak lagi membuat kita bersedih hati. Namun dapat membuat kita bersyukur pernah mendapatkan kenangan tersebut dan menjadi lebih baik lagi. 
  3. Ikhlas dan menerima segala sesuatu yang telah terjadi dalam hidup kita. Jangan pernah sesali sesuatu yang telah terjadi, karena itu tidak bermanfaat. Yang dapat kita lakukan ialah perbaiki kesalahan tersebut di masa depan sehingga dapat menjadi lebih baik. Saat kita sudah menerima dan mengikhlaskan kenangan tersebut kita akan merasakan sedikit lebih lega dan dapat kembali tersenyum. 
  4. Membuat daftar kegiatan yang kita suka dan ingin dilakukan. Mungkin selama ini kita sibuk dengan orang lain dan melupakan hak dari tubuh kita untuk dapat merasakan kebahagiaannya sendiri. Kita dapat memberikan diri kita 'me time' dan menjadi diri kita sendiri, tanpa perlu memikirkan perkataan orang lain.
  5. Kembali belajar mencintai diri kita sendiri. Karena jika bukan kita yang mencintai diri kita maka siapa lagi? dengan demikian kita akan lebih dapat mengerti apa yang baik dan tidak baik untuk diri kita
  6. Habiskan lebih banyak waktu kita dengan keluarga maupun sahabat. Keluarga dan sahabat adalah orang yang mau mencintai kita apa adanya dan tanpa kita pinta. Kehangatan yang mereka ciptakan akan membuat kita dapat move on dan merasa tidak pernah terjadi masalah dalam hidup kita.
  7. Menghindar. Jika kita termasuk seseorang yang sensitif dan sangat mudah tersentuh hatinya, ada baiknya cara ini dilakukan. Karena akan sangat membantu untuk kita dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan diri kita terlebih dahulu, baru diselesaikan dengan orang yang bersangkutan. 
  8. Memiliki teman curhat. Sahabat yang sudah kita percaya dapat menjadi kunci curahan hat kita. Karena dengan bercerita kita sudah dapat mengurangi beban hati kita, sehingga kita dapat sedikit lega dan dapat tersenyum.
  9. Menangislah. Apa ada yang salah dengan menangis ? apa hanya wanita yang boleh menangis ? jawabannya ialah "Tidak". Menangis itu tidak salah, bahkan lelaki pun boleh menangis. Jika kita malu akan terlihat orang lain, kita dapat memilih tempat yang lebih privasi, seperti kamar kita. Selain air mata dapat menyehatkan mata, dengan menangis kita dapat lebih tenang dan lega serta akan dapat kembali berfikir jernih. Menangis itu bukan berarti kita cengeng, tapi kita sadar bahwa sesuatu yang di simpan terlalu lama tidak baik bagi diri kita.
  10. Berliburlah, jika kita sudah sangat suntuk dan pikiran kita sudah terlalu kompleks maka berlibur adalah cara yang tepat untuk dapat me-refresh kembali diri kita sehingga dapat move on dengan baik.
  11. And the last, Dekatkan diri kita dengan Sang Pencipta. Ini cara yang dijamin ampuh untuk move on. Saat kita ingin memperbaiki hati kita kembali lah pada Sang Pemilik Hati. Dengan-Nya kita akan menjadi lebih tenang dan dapat menerima segala hal yang telah terjadi.

Mari kita sama-sama selesaikan masalah-masalah dalam hidup kita dan jangan hanya berusaha untuk dilupakan. Serta menyibukkan diri kita dengan hal-hal positif ataupun hobby dan cita-cita kita. Sehingga selain kita dapat move on kita juga telah menata masa depan kita dengan baik.
Aku rasa sampai sini dulu postingan kali ini, ini sudah jam setengah 1 malam hehe. Gapapa kali-kali insomnianya digunakan untuk hal yang positif 😊😅

Senang sekali bisa berbagi kisah dengan teman-teman, jika kalian suka bisa like postingan ini. Atau ada yang ingin menambahkan atau berkomentar silahkan isi kolom komentarnya.  Dan kalau ada yang ingin request postingan selanjutnya mau tentang apa bisa komen juga dibawah.
Terima kasih sudah membaca postingan aku, semoga bermanfaat 😘 See you ~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar